JogloNesia – Ingin berinvestasi di perusahaan yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI)? Salah satu caranya adalah melalui e-IPO (Electronic Initial Public Offering). Sistem ini memungkinkan investor, termasuk investor ritel, untuk berpartisipasi dalam penawaran umum perdana saham. Lantas, bagaimana cara ikut e-IPO dan saham apa saja yang akan IPO pada Juni 2025? Investor tentu menantikan perusahaan-perusahaan yang akan segera terdaftar di BEI.
E-IPO saham, atau Electronic Initial Public Offering, adalah sistem pembayaran digital yang difasilitasi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Platform ini memberikan kemudahan bagi investor ritel untuk mengikuti penawaran umum perdana saham dari perusahaan yang akan go public.
Melalui e-IPO, Anda bisa memiliki kesempatan membeli saham perusahaan sebelum resmi diperdagangkan di BEI. Keuntungan lainnya, Anda tidak perlu menjadi nasabah prioritas atau investor institusi besar untuk berpartisipasi.
Keuntungan e-IPO Saham
e-IPO adalah platform online resmi yang dapat diakses melalui situs https://e-ipo.co.id. Melalui platform ini, investor ritel dapat:
* Melihat daftar perusahaan yang akan melakukan IPO.
* Mempelajari prospektus dan data keuangan emiten secara detail.
* Melakukan pemesanan saham IPO secara langsung.
* Mengikuti proses alokasi saham dengan lebih transparan.
Syarat Ikut e-IPO Saham
Sebelum berinvestasi melalui e-IPO, ada beberapa persyaratan umum yang perlu Anda penuhi:
* Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun dan memiliki e-KTP yang masih aktif.
* Memiliki Rekening Efek yang dibuka melalui perusahaan sekuritas yang mendukung fasilitas e-IPO.
* Memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN) yang akan digunakan untuk pembayaran saham.
* Melakukan registrasi akun e-IPO melalui situs resmi e-ipo.co.id.
* Memastikan dana yang cukup tersedia di RDN sebelum tanggal alokasi saham.
Cara Ikut e-IPO Terbaru 2025
Berikut adalah langkah-langkah untuk berinvestasi saham IPO melalui platform e-IPO:
* Punya Rekening Efek: Pastikan Anda sudah memiliki Rekening Efek.
* Buka Rekening Dana Nasabah (RDN) dan Rekening Efek di perusahaan sekuritas pilihan Anda.
* Pastikan sekuritas Anda sudah terdaftar dan bekerja sama dengan platform e-IPO.
Registrasi di Situs e-IPO
Berikut adalah langkah-langkah detail untuk melakukan pembelian e-IPO:
* Buka situs https://e-ipo.co.id
* Klik “Daftar” dan pilih opsi “Individu”.
* Isi data diri sesuai dengan informasi yang tertera di KTP serta data rekening efek Anda.
* Lakukan verifikasi dengan perusahaan sekuritas tempat Anda membuka rekening.
* Setelah mendaftar, Anda perlu menghubungkan akun e-IPO Anda dengan perusahaan sekuritas.
* Sekuritas akan menyetujui dan memverifikasi akun Anda.
* Pilih Emiten yang Sedang Melakukan IPO.
* Login ke akun e-IPO Anda.
* Buka halaman “Daftar IPO”.
* Klik emiten yang Anda inginkan, kemudian pelajari prospektus dan jadwal bookbuilding dengan seksama.
* Masukkan Pesanan (Booking Order).
* Input jumlah lot saham yang ingin Anda beli.
* Pilih harga (jika dalam masa bookbuilding) atau harga tetap (fixed price).
* Konfirmasi pesanan dan tunggu hasil alokasi saham.
Daftar Saham yang akan IPO
Investor dapat mencatat jadwal Book Building untuk pemesanan saham di awal sebelum IPO. Berikut daftar saham yang periode Book Building-nya sudah dibuka pada pekan ini:
1. PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI)
* Sektor: Consumer Cyclicals (Syariah)
* Periode Book Building: 24 – 26 Juni 2025
* Rentang Harga: Rp 110 – Rp 150
* Saham Ditawarkan: 2.666.600 lot
2. PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI)
* Sektor: Consumer Cyclicals (Syariah)
* Periode Book Building: 24 – 26 Juni 2025
* Rentang Harga: Rp 160 – Rp 180
* Saham Ditawarkan: 11.600.000 lot
Jika Anda mendapatkan alokasi saham, dana akan otomatis dipotong dari RDN Anda. Namun, jika Anda tidak mendapatkan alokasi penuh, sisa dana akan dikembalikan ke RDN Anda.
Itulah panduan lengkap mengenai cara mengikuti e-IPO untuk berinvestasi pada saham baru di BEI. Semoga informasi ini bermanfaat!
Ringkasan
e-IPO (Electronic Initial Public Offering) adalah sistem yang difasilitasi BEI dan OJK untuk memudahkan investor ritel berpartisipasi dalam penawaran umum perdana saham. Melalui platform e-ipo.co.id, investor dapat melihat daftar perusahaan yang akan IPO, mempelajari prospektus, memesan saham, dan mengikuti proses alokasi secara transparan. Untuk ikut e-IPO, diperlukan WNI berusia minimal 17 tahun, memiliki e-KTP, Rekening Efek, Rekening Dana Nasabah (RDN), dan akun e-IPO yang terverifikasi.
Proses pendaftaran melibatkan pembukaan Rekening Efek dan RDN di sekuritas yang mendukung e-IPO, registrasi di situs e-IPO, dan verifikasi oleh sekuritas. Setelah terverifikasi, investor dapat memilih emiten, mempelajari prospektus, memasukkan pesanan (booking order), dan menunggu hasil alokasi. Contoh saham yang akan IPO dengan periode book building pada 24-26 Juni 2025 adalah PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) dan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI).
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia