Ceper Mobil Impian? Ini 5 Hal Wajib Tahu Sebelum Modifikasi!

JAKARTA, KOMPAS.com – Dunia modifikasi kendaraan, khususnya mobil, semakin marak dilakukan oleh para pemiliknya. Tujuannya beragam, mulai dari sekadar meningkatkan tampilan hingga menyesuaikan karakter unik sang pemilik.

Advertisements

Salah satu tren modifikasi yang tak lekang oleh waktu dan masih digandrungi, terutama di kalangan anak muda, adalah praktik memotong per (coil spring) pada sistem kaki-kaki mobil. Langkah ini diambil untuk menurunkan ground clearance secara drastis, memberikan kesan mobil yang lebih ceper dan agresif.

Namun, di balik tampilan yang menarik perhatian, praktik memotong per sejatinya tidak bisa dilakukan sembarangan. Metode modifikasi yang kerap dilakukan secara instan tanpa perhitungan matang ini justru bisa berdampak negatif pada keamanan dan kenyamanan berkendara, bahkan memengaruhi performa mobil secara keseluruhan.

Baca juga: Hasil Practice MotoGP Belanda 2025, Quartararo Tercepat

Advertisements

Ujang, pemilik bengkel spesialis kaki-kaki mobil ternama Cempaka Per di Ciledug, Tangerang, mengakui bahwa memotong per memang menjadi solusi cepat untuk membuat tampilan mobil lebih rendah. Namun, ia menegaskan bahwa tindakan ini dapat mengubah karakter asli suspensi dan membuat kendaraan kehilangan kenyamanan bawaan pabrikannya.

“(Kenyamanan) pasti berkurang, jarak bodi ke ban juga jadi terlalu dekat,” ungkap Ujang saat ditemui di bengkelnya, Ciledug, Tangerang, Kamis (26/6/2025).

Oleh karena itu, Ujang sangat menyarankan pemilik kendaraan untuk tidak memodifikasi atau memotong per asli bawaan pabrikan. Menurutnya, investasi pada pelek aftermarket jauh lebih direkomendasikan ketimbang mengorbankan komponen vital seperti per asli mobil.

Baca juga: Bengkel Spesialis Kaki-Kaki Mobil Cempaka Per

Ada alasan kuat di balik saran tersebut. “Kalau sudah dipotong, di lingkaran tengah ini sudah tidak simetris. Bisa rawan meleset, bahkan saat dibawa berkendara sekalipun, karena tidak sesuai dudukannya,” jelas Ujang. Ia menambahkan pentingnya menjaga keaslian komponen ini. “Makanya saya biasanya menyarankan pemilik untuk tidak memotong per yang asli, jadi sewaktu mau balik ke setelan awal tinggal dipasang lagi. Karena kalau yang asli yang dikorbankan mencari partnya lagi susah.”

Sebagai alternatif yang lebih aman dan terukur, pasar saat ini menawarkan beragam pilihan pelek racing aftermarket. Pemilik kendaraan dapat memilih pelek yang sesuai dengan selera dan gaya modifikasi tanpa harus mengorbankan fungsi vital sistem suspensi. Contohnya, merek Jamex yang dibanderol mulai dari Rp 1 juta, bisa menjadi solusi menarik untuk meningkatkan estetika kaki-kaki mobil.

Ringkasan

Modifikasi mobil dengan memotong per (coil spring) untuk tampilan ceper menjadi tren populer, terutama di kalangan anak muda. Namun, praktik ini sangat tidak disarankan karena dapat berdampak negatif pada keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan secara keseluruhan. Menurut Ujang dari Cempaka Per, memotong per mengurangi kenyamanan berkendara dan membuat per tidak simetris, berpotensi meleset saat digunakan.

Oleh karena itu, disarankan untuk tidak memotong per asli bawaan pabrikan karena sulit diganti dan mengubah karakter suspensi mobil. Sebagai alternatif yang lebih aman dan terukur, pemilik kendaraan dapat berinvestasi pada pelek racing aftermarket. Pilihan ini dapat meningkatkan estetika kaki-kaki mobil tanpa mengorbankan fungsi vital sistem suspensi atau mengubah keaslian komponen penting.

Advertisements