Chrome Lemot Padahal Tab Sedikit? Ini Cara Ampuh Mengatasinya!

JogloNesia JAKARTA — Google Chrome, atau yang akrab disapa Chrome, tetap menjadi salah satu aplikasi peramban web (browser) terpopuler dan paling banyak digunakan di berbagai sistem operasi, mulai dari Windows hingga Android. Namun, di balik popularitasnya, seringkali muncul keluhan mengenai konsumsi daya yang boros dan penurunan kinerja komputer yang signifikan saat browser ini dioperasikan.

Advertisements

Meskipun upaya perbaikan telah dilakukan selama bertahun-tahun dan Chrome kini dilengkapi dengan pengelola tugas internal untuk membantu pengguna mengelola tab, ekstensi, serta proses yang berjalan, peramban ini terkadang tetap terasa lambat. Bahkan, menutup banyak tab yang tidak terpakai pun seringkali tidak memberikan perubahan berarti pada kecepatan Chrome.

Berbagai solusi umum seperti menutup tab yang tidak digunakan, membersihkan cache, cookie, dan riwayat penelusuran, menonaktifkan ekstensi yang bermasalah, hingga memperbarui Chrome ke versi terbaru, seringkali menjadi langkah awal untuk mempercepat performa peramban tersebut.

: Prabowo Diminta Tegas, Dorong Netflix – Google Cs Terlibat Bangun Infrastruktur IT

Advertisements

Namun, jika langkah-langkah di atas tidak membuahkan hasil yang diharapkan, kemungkinan besar masalahnya terletak pada beban kerja prosesor komputer yang terlalu berat. Beban berlebih ini dapat menyebabkan seluruh sistem, termasuk Google Chrome, bekerja lebih lambat dari seharusnya.

Salah satu pengaturan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan performa peramban adalah dengan mengubah akselerasi grafis Chrome. Pengaturan ini tidak hanya membantu aplikasi beroperasi lebih lancar, tetapi juga secara efektif mendistribusikan beban kerja antara CPU (Central Processing Unit) dan GPU (Graphics Processing Unit) saat Anda melakukan penelusuran web. Ini krusial untuk mengatasi Chrome lambat.

: : Google Dituntut Rp5,1 Triliun atas Penyalahgunaan Data di Amerika Serikat

Menariknya, pengaturan akselerasi grafis ini tidak hanya spesifik untuk Chrome, tetapi juga dapat ditemukan dan dimanfaatkan pada browser populer lainnya seperti Brave, Microsoft Edge, dan Opera, menawarkan solusi universal untuk mempercepat kinerja browser Anda.

Dilansir dari Slashgear, berikut adalah langkah-langkah untuk menyetel pengaturan akselerasi grafis pada browser Chrome Anda:

1. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan akselerasi grafis, mulai dengan mengklik ikon tiga titik vertikal yang terletak di pojok kanan atas aplikasi Chrome.

: : Data Center Google Konsumsi 30,8 Juta Megawatt Sepanjang 2024, Naik 4 Kali Lipat

2. Setelah itu, pilih opsi Setelan dari menu tarik-turun yang muncul.

3. Di menu setelan sebelah kiri, klik pada bagian Sistem yang berada di dekat bagian bawah. Kemudian, alihkan kotak yang berlabel “Gunakan akselerasi grafis saat tersedia” sesuai kebutuhan Anda.

Bagi pengguna peramban lain seperti Microsoft Edge, pengaturan serupa dapat ditemukan dengan membuka menu Setelan, lalu klik Sistem dan Kinerja. Di sana, cari dan pilih kotak berlabel Akselerasi Grafis dan alihkan pengaturannya. Setelah melakukan perubahan, peramban perlu dimulai ulang agar setelan tersebut dapat diterapkan dengan optimal.

Akselerasi grafis umumnya akan memberikan manfaat paling signifikan pada komputer yang dilengkapi dengan GPU diskrit, seperti laptop gaming kustom yang memiliki kartu grafis bertenaga dari NVIDIA atau AMD. Pada sebagian besar kasus, pengaturan ini disarankan untuk tetap diaktifkan demi kinerja browser yang maksimal.

Namun, untuk perangkat komputer dengan grafis terintegrasi, termasuk Apple Mac, hasilnya bisa bervariasi. Ada pengguna yang melaporkan peningkatan yang nyata, namun tidak sedikit pula yang justru mengalami penurunan performa browser atau bahkan masalah seperti Chrome mogok, hang, atau tersendat. Oleh karena itu, jika Anda mengalami masalah seperti Chrome mogok, hang, tersendat, atau terasa lebih lambat setelah mengaktifkan akselerasi grafis, disarankan untuk segera menonaktifkan setelan ini.

Selain itu, pengaturan akselerasi grafis juga memiliki korelasi dengan perlindungan Digital Rights Management (DRM) pada situs streaming. Saat aktif, fitur ini dapat mencegah pengguna mengambil tangkapan layar pada platform populer seperti Netflix atau Disney+. Jadi, jika Anda ingin mengambil tangkapan layar dari aplikasi streaming tersebut, Anda perlu menonaktifkan akselerasi grafis terlebih dahulu. (Muhamad Rafi Firmansyah Harun)

Ringkasan

Google Chrome, meskipun populer, sering dikeluhkan boros daya dan memperlambat kinerja komputer, bahkan dengan sedikit tab. Solusi umum seperti membersihkan cache atau menonaktifkan ekstensi seringkali tidak efektif. Masalah kinerja lambat ini kemungkinan besar disebabkan oleh beban kerja prosesor yang berlebihan.

Untuk mengatasi hal tersebut, pengguna dapat mengubah pengaturan akselerasi grafis Chrome. Pengaturan ini membantu mendistribusikan beban kerja antara CPU dan GPU, sehingga meningkatkan performa peramban. Meskipun umumnya disarankan untuk GPU diskrit, pengguna dengan grafis terintegrasi perlu menonaktifkannya jika mengalami masalah kinerja. Fitur ini juga mencegah tangkapan layar pada situs streaming berproteksi DRM.

Advertisements