SBR014 Rilis! Kupon 6,4%: Investasi Aman dan Menguntungkan?

Mulai tanggal 14 Juli hingga 7 Agustus 2025, pemerintah melalui Surat Berharga Negara (SBN) jenis Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR014 akan kembali ditawarkan kepada publik. Peluncuran instrumen investasi ini diharapkan dapat menarik perhatian para investor di tengah dinamika pasar saat ini.

Advertisements

Menurut Ramdhan Ario Maruto, Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas, SBR014 memiliki daya tarik yang signifikan bagi calon investor. “Di tengah tren penurunan suku bunga acuan, imbal hasil atau yield dari SBR014 menjadi sangat menarik untuk prospek ke depan,” jelas Ramdhan pada Jumat (11/7).

Proyeksi Ramdhan menunjukkan bahwa potensi kupon SBR014 diperkirakan akan berada dalam kisaran 6,35% hingga 6,4%. Prediksi ini tidak jauh berbeda dari Sukuk Ritel SR022 yang dirilis pada 16 Mei 2025, dengan kupon awal 6,45%. Meskipun demikian, ia memperkirakan kupon SBR014 mungkin sedikit lebih rendah, menyesuaikan dengan pergerakan yield atau imbal hasil yang berlaku di pasar.

Salah satu karakteristik kunci yang disoroti oleh Ramdhan adalah sifat SBR014 yang “floating with floor” atau mengambang dengan batas bawah. Fitur ini menjadikannya instrumen investasi yang tetap kompetitif, karena batas bawah tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan kepada investor, menjaga nilai investasi mereka agar tidak jatuh di bawah ambang tertentu.

Advertisements

Walaupun SBR014 bersifat non-tradeable, yang berarti tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sentimen pergerakan suku bunga global dan domestik tetap menjadi faktor penting yang memengaruhinya. Ramdhan juga memproyeksikan bahwa yield pada akhir tahun bisa berada di sekitar level 6,1%, menandakan stabilitas dan potensi menarik bagi investor jangka panjang.

Dengan minat masyarakat yang terus meningkat terhadap instrumen investasi ritel semacam ini, ditambah dengan semakin dalamnya pasar keuangan, Ramdhan menyatakan optimismenya terhadap penyerapan SBR014. Ia yakin bahwa target penjualan sebesar Rp 20 triliun untuk seri ini dapat tercapai, menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap daya serap pasar.

Ringkasan

Pemerintah akan menawarkan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR014 kepada publik mulai 14 Juli hingga 7 Agustus 2025. Instrumen investasi ini dianggap menarik di tengah tren penurunan suku bunga acuan, dengan proyeksi kupon sebesar 6,35% hingga 6,4%. SBR014 memiliki fitur “floating with floor” yang dirancang untuk melindungi nilai investasi investor dari penurunan.

Meskipun bersifat non-tradeable, SBR014 dipengaruhi oleh pergerakan suku bunga global dan domestik. Dengan minat masyarakat yang terus meningkat dan pasar keuangan yang semakin dalam, target penjualan SBR014 sebesar Rp 20 triliun diyakini dapat tercapai.

Advertisements