Prabowo Buka Pertemuan Pendekar Silat Internasional di Medan: Sorotan Utama!

JogloNesia – , Medan – Provinsi Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah gelaran akbar International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025, sebuah kehormatan yang diberikan kepada Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) provinsi tersebut. Penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah ini menandai pergeseran lokasi setelah dua edisi sebelumnya sukses diselenggarakan di Jakarta, membawa semangat pencak silat internasional ke Pulau Sumatra.

Advertisements

Kompetisi bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 4-10 Agustus 2025 di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Jalan Pancing, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang, Medan. Ajang ini diprediksi akan mempertemukan sekitar empat ribu pendekar dari 100 perguruan, mewakili 34 provinsi di Indonesia dan 30 negara dari seluruh penjuru dunia. Rencananya, acara pembukaan akan diresmikan langsung oleh Ketua Umum PB IPSI, Presiden Prabowo Subianto.

Juru bicara panitia pelaksana 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025, Haris Muda Siregar, menjelaskan bahwa kehadiran Presiden masih terjadwal. “Sampai hari ini masih terjadwal dibuka oleh Bapak Presiden. Ini murni kegiatan PB IPSI, tapi panitianya orang Medan,” ujar Haris kepada Tempo, Minggu, 20 Juli 2025. Pernyataan ini menegaskan komitmen tinggi dari berbagai pihak untuk kesuksesan acara ini.

Event berskala internasional ini diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp 16 miliar. Haris menegaskan bahwa pendanaan tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Utara. Sebaliknya, panitia menggunakan skema talangan modal awal dan melibatkan pelaku usaha untuk menyukseskan acara. Dukungan besar juga datang dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. “Pak Bobby bantu Rp 5 sampai Rp 10 miliar. Untuk mengurusi pertandingan seperti wasit dan hadiah, habis Rp 6-7 miliar, di luar EO (event organizer),” jelas Haris. Ia menambahkan bahwa Gubernur Bobby Nasution sangat mendukung, bahkan memimpin langsung dua kali rapat persiapan, menekankan pentingnya kerja maksimal panitia agar tidak ada lagi kendala seperti kekurangan logistik.

Advertisements

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyambut baik gelaran ini, melihatnya sebagai “miniatur wajah Indonesia” yang akan ditampilkan di Sumatera Utara. Haris berharap seluruh elemen masyarakat turut serta menyukseskan acara ini. Terkait persiapan, Haris mengungkapkan bahwa urusan peserta sudah rampung hampir 90 persen, akomodasi mencapai 85 persen, dan tim event organizer yang ditunjuk panitia telah bekerja di masing-masing lokasi. “Kami merancang H minus tiga sudah selesai semua rangkaian kegiatan pelaksanaan. Penunjukan Sumut sebagai tuan rumah adalah kebanggaan. Pendekar-pendekar dari seluruh dunia, bukan hanya Indonesia, berkumpul, diadu ketangkasannya dan unjuk kebolehan di Kota Medan,” katanya dengan bangga.

Untuk masyarakat umum, acara ini terbuka dan gratis, memberikan kesempatan untuk menyaksikan langsung ketangkasan para pendekar. Selain itu, sekitar 50 pelaku UMKM unggulan akan memamerkan produk-produk mereka di sekitar lokasi venue, serta tersedia tempat penukaran uang untuk memudahkan peserta dan pengunjung internasional. Setelah penutupan acara, peserta dari luar negeri juga akan diajak berwisata ke Danau Toba, dengan fasilitas dan akomodasi gratis. “Kami ingin mengenalkan bahwa Sumatera Utara punya potensi pariwisata yang cukup baik,” ungkap Haris. Sebagai bagian dari promosi, kegiatan “road to” berupa pameran dan peluncuran acara telah dilakukan di sela-sela Car Free Day di Lapangan Merdeka, Medan, sementara pendaftaran peserta akan ditutup keesokan harinya.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan ini. Hal tersebut diungkapkannya saat menerima kunjungan panitia 3rd International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025 pada 14 Juli 2025. Ia meminta persiapan dilakukan sebaik-baiknya, mulai dari venue, hotel, transportasi, hingga aspek lainnya. Bobby juga berpesan kepada panitia untuk memberikan kesan terbaik sebagai tuan rumah dalam menyambut tamu internasional. “Apalagi yang hadir Presiden, harus dirancang dan siapkan sebaik mungkin. Panitia buat promosi dan iklan supaya diketahui masyarakat luas, juga mengenalkan budaya dan destinasi wisata yang ada di Sumut,” tegas Bobby.

Ringkasan

Provinsi Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025 yang dijadwalkan pada 4-10 Agustus 2025 di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Medan. Ajang ini diprediksi akan mempertemukan sekitar empat ribu pendekar dari 34 provinsi Indonesia dan 30 negara. Pembukaan acara direncanakan akan diresmikan langsung oleh Ketua Umum PB IPSI, Presiden Prabowo Subianto.

Kompetisi berskala internasional ini diperkirakan menghabiskan biaya sekitar Rp 16 miliar, didanai non-APBD dengan dukungan signifikan dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Acara ini terbuka gratis untuk masyarakat umum, disertai pameran UMKM, dan akan mengajak peserta internasional berwisata ke Danau Toba. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyambut baik gelaran ini sebagai sarana promosi pariwisata dan budaya daerah.

Advertisements